IBRAHIMSCRIPT

Raksa Ibrahim-write to protect the unwritten

Memajukan Diplomasi Ekonomi Indonesia

leave a comment »


Perhelatan Forum Infrastruktur Indonesia di Den Haag baru-baru ini menandakan awal kebangkitan diplomasi ekonomi Indonesia. Upaya pemerintah untuk memajukan ekonomi melalui diplomasi telah kembali terdengar gaungnya.

Diplomasi ekonomi seperti yang terlaksana di Den Haag sesungguhnya juga kerap dilaksanakan oleh perwakilan-perwakilan Indonesia lainnya di luar negeri. Forum-forum yang berusaha untuk mempromosikan produk-produk dan kesempatan berinvestasi di Indonesia juga selalu mendapat sambutan yang positif dari pelaku bisnis di luar negeri.

Hanya saja, upaya-upaya yang dilakukan pemerintah melalui perwakilan-perwakilan Indonesia di luar negeri dalam mendukung perekonomian nasional sering kurang terdengar gaungnya. Lebih dari itu, keberhasilan perwakilan Indonesia di luar negeri dalam menghubungkan pelaku ekonomi di luar negeri dengan di dalam negeri belum secara nyata terasa manfaatnya bagi masyarakat.

Portal Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) cukup sering memuat informasi mengenai pelaksanaan diplomasi ekonomi oleh perwakilan Indonesia di luar negeri guna mencari peluang pasar bagi produk-produk Indonesia dan menawarkan kesempatan berinvestasi di Indonesia. Hal ini memperlihatkan pelaksanaan diplomasi juga senantiasa berupaya mendukung perkembangan ekonomi nasional. Sayangnya, belum tersedia data kuantitatif yang dapat menunjukan pengaruh diplomasi bagi perekonomian nasional.

Bila ditilik dari intensitas pelaksanaan promosi perdagangan, investasi, dan pariwisata yang dilakukan perwakilan di luar negeri dengan kenyataan belum memaksimalnya peran dan fungsi diplomasi dalam mendukung kemajuan perekonomian Indonesia, harus diakui bahwa diplomasi belum menjadi bagian yang terintegrasi untuk menjaring keuntungan dari perkembangan ekonomi dunia guna memajukan perekonomian Indonesia.

Berbeda dengan Australia dan Malaysia yang telah mengintegrasikan diplomasi dalam strategi pelaksanaan kebijakan perekonomian dan perdangannya, Indonesia masih mencari bentuk terbaiknya untuk mensinergikan diplomasi dengan kebijakan perdagangan dan perekonomian nasional.

Belum dimanfaatkannya diplomasi dalam mendukung perekonomian nasional tidak sepatutnya terjadi. Hal ini dikarenakan bila melihat jumlah perwakilan Indonesia di luar negeri sebanyak 131 perwakilan, pemanfaatan diplomasi untuk mendukung ekonomi nasional seharusnya dapat memainkan peran yang lebih besar.

Selain itu, dengan disepakatinya perjanjian perdagangan bebas di ASEAN serta pertumbuhan ekonomi China yang fantastis, diplomasi dapat menjadi kompas untuk memandu Indonesia dalam meraih kesempatan dan keuntungan di tengah ketatnya persaingan ekonomi di dunia.

Keberadaan perwakilan Indonesia di setiap kawasan di dunia serta meningkatnya kerjasama perdagangan bebas sudah selayaknya mendorong pemerintah untuk mengedepankan peran dari diplomasi dalam strategi perekonomian nasional.

Di masa mendatang, strategi perekonomian Indonesia yang mencakup perdagangan, investasi, dan pariwisata serta pembangunan konektivitas infrastruktur selayaknya menimbang peran penting dari diplomasi.
Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah dapat memajukan diplomasi ekonomi secara bertahap guna menghadapi ketatnya persaingan ekonomi dalam dua dekade ke depan.

Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pemerintah antara lain: pertama, mengintegrasikan kebijakan ekonomi dengan diplomasi yang melibatkan unsur pemerintah, sektor swasta, dan publik. Langkah ini diperuntukan demi adanya sinergi antar lembaga pemerintah serta kemitraan antara pemerintah dengan sektor swasta dan publik.

Kedua, di bawah koordinasi dan kepemimpinan Kemlu meningkatkan kapasitas perwakilan-perwakilan Indonesia di luar negeri. Peningkatan kapasitas perwakilan Indonesia dapat dilakukan dengan pembentukan pusat pendukung pelaksanaan diplomasi ekonomi di beberapa kawasan strategis.

Pembetukan pusat pendukung pelaksanaan diplomasi ekonomi dapat dilakukan dengan menunjuk perwakilan terbesar atau perwakilan yang terletak di negara yang memiliki dukungan infratruktur terbaik di kawasan. Semisal, pemerintah dapat menjadikan KBRI Beograd sebagai pusat pendukung pelaksanaan diplomasi ekonomi di kawasan Balkan.

Pembentukan pusat pelaksanaan diplomasi ekonomi juga perlu menyertakan program pelatihan dan pendidikan yang berkesinambungan bagi pegawai Kemlu dan instansi terkait dalam mendukung pelaksanaan misi di luar negeri.

Ketiga, pemerintah dapat bekerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia untuk senantiasa mendorong kajian dan diskusi publik mengenai diplomasi ekonomi. Keberadaan studi dan partisipasi publik dalam mengkaji diplomasi ekonomi dapat semakin memajukan perekonomian nasional melalui diplomasi.

Di masa mendatang, rakyat Indonesia tidak lagi dapat mengelak dari perdagangan bebas yang telah berdampak besar tehadap perekonomian dunia. Bentuk perlindungan terhadap perekonomian nasional tidak dapat lagi bersifat konvensional seperti tarif. Perlindungan terhadap perekonomian nasional sudah sudah sepantasnya berupa pemberdayaan terhadap masyarakat dengan menjadikan mereka melek terhadap perubahan, kesempatan dan konsekuensi yang menyertainya.

Oleh sebab itu, diplomasi dapat menjadi alat untuk menguhubungkan perubahan yang terjadi di luar negeri dengan dinamika pembangunan di dalam negeri.

Kemajuan suatu bangsa dapat dilihat dari sejauh mana mereka mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan. Dengan pemberlakuan perdangan bebas di Asia Tenggara dan kebangkitan perekonomian China, dua hal tersebut dapat menjadi momentum untuk memajukan diplomasi ekonomi Indonesia.

Terakhir, adalah penting bagi pemerintah untuk meningkatkan kapasitas diplomasi ekonomi dengan terus memberdayakan masyarakat secara beriringan. Keberlanjutan dan kesuksesan diplomasi ekonomi bergantung pada dukungan dan partisipasi aktif dari rakyat yang menjadi nafas pelaksanaan diplomasi Indonesia.

Written by Raksa Ibrahim

Januari 21, 2013 pada 9:28 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: