IBRAHIMSCRIPT

Raksa Ibrahim-write to protect the unwritten

Ide bersemi di musim dingin

leave a comment »


Catatan dari Melbourne:

Selama semester musim dingin, selain kuliah dan mengerjakan tugas, kota Melbourne juga menawarkan kegiataan diskusi bagi para pelajar. Kegiatan yang tidak hanya bermanfaat dan gratis tapi juga memberikan ide-ide segar dan info perkembangan terkini. Berikut adalah ringkasan beberapa kegiatan yang menarik di Melbourne:

1. Celebrity Diplomat: Henry Kissinger, Realism and the Domestic Politics of American Foreign Policy

(02/08/2012) Thomas Schwartz Profesor sejarah, politik dan studi Eropa dari Vanderbilt Universtity berbicara mengenai diplomasi yang dilakukan oleh menteri luar negeri Amerika Serikat (A.S) Henry Kissinger. Profesor Schwarts yang berusaha untuk melihat alur sejarah yang unik dalam kebijakan luar negeri A.S melalui rekaman televisi di tahun 1960-70. Profesor Schwarts mengungkapkan bahwa Henry Kissinger adalah diplomat pertama yang tampil di era modern televisi untuk menjelaskan kebijakan luar negeri kepada publik. Melalui penggunaan media, Kissinger berusaha untuk meningkatkan kredibilitas, citra dan pengaruhnya dalam mendukung pelaksanaan tugasnya. Penggunaan televisi oleh Kissinger menjadi awal dari penggunaan media digital dan visual dalam diplomasi. Kissinger menyadari perlunya  membangun citra demi mendapat dukungan publik untuk mensukseskan kebijakan luar negeri dan memastikan kembali terpilihnya pimpinannya dalam pemilihan umum selanjutnya.

2. Nuclear Non-Proliferation and Disarmarment. Global and Regional Challenges

Prof Mattoo dan Prof Evans

(09/08/2012) Proliferasi nuklir menjadi isu yang sangat pelik dalam hubungan internasional terutama dengan adanya kemungkinan kelompok teroris memiliki senjata nuklir. Selain itu, malapetaka nuklir menjadi ancaman terbesar bagi keamanan internasional. Profesor Amitab Mattoo dan Profesor Gareth Evans membahas tantangan yang dihadapi dalam proliferasi nuklir. Profesor Mattoo menjelaskan bahwa senjata nuklir memiliki pengaruh dalam menjada stabilitas dan perimbangan kekuatan. Efek penggentar (deterrence) yang dimiliki senjata nuklir mampu menjada perdamaian antara India dan Pakistan. Hal ini menurut Profesor Mattoo juga disebabkan adanya saling pengertian antara India dan Pakistan serta meningkatnya tanggung jawab dari kedua negara. Menanggapi pendapat Profesor Mattoo, Profesor Evans mengungkapkan bahwa malapetaka nuklir hingga saat ini belum terjadi semata-mata dikarenakan faktor keberuntungan (pure damn luck).

Pemaparan Effect of Social Media on Marketing

3. Effects of Social Media on Marketing

(06/09/2012) Tell, Yell, and Sell. Media sosial terus menjadi pembicaraan dikarenakan pengaruh dan efektivitasnya dalam interaksi manusia. Paul Gilbert OMD National Director, perusahaan konsultan pemasaran membahas kebangkitan penggunaan media sosial dalam pemasaran. Peran media sosial menjadikan pesan dari sebuah produk semakin dinamis dan interaktif. Kehadiran media sosial semakin memberikan konsumen/masyarakat untuk memiliki kuasa yang lebih besar dalam memberikan penilaiannya terhadap suatu produk. Keberadaan media sosial juga dapat menjaring dan memperkuat loyalitas masyarakat terhadap suatu produk. Hal menarik dari pemaparan Gilbert adalah mengenai bagaimana membangun isi dan alur narasi yang kuat dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat. Satu pertanyaan awal yang dapat disampakan dalam pemanfaatan media sosial adalah why would I care to share?

4. State Authority in Absence. The Rise of the Urban Poor, Gangs and Criminal Groups in Jakarta

Dr. Ian Wilson

(13/09/2012) Keberadaan kelompok kriminal dan gang di kota besar seperti Jakarta memunculkan tanya apa yang menyebabkan mereka termarjinalkan di tengah perkembangan ekonomi Indonesia yang dapat dikaitakan cukup positif. Dr. Ian Wilson dari Murdoch University, melakukan observasi terhadap fenomena sismbiosis mutualisme antara masyarakat kurang mampu dengan geng dan kelompok kriminal di Jakarta. Menurut Wilson, kenyataan hidup dan terbatasnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat miskin memunculkan identitas kolektif untuk menentang aparat penguasa. Fenomena ini menunjukan adanya pergulatan untuk mempertahankan lahan dan ruang di Jakarta untuk menyambung hidup. Pergulatan yang secara hokum keliru namun dalam beberapa kasus secara moral dapat dibenarkan.

5. TED X University of Melbourne

(10/09/2012) TED X Unimelb menghadirkan sesi mengenai motivasi dan perkembangan teknologi. Kegiatan yang cukup menarik dan memberikan pandangan baru dalam melihat suatu permasalahan. Isu-isu yang dibahas antara lain: geothermal, god particle, motivasi dan gamification serta kiat sukses melalui dangerous idea.

TED X University of Melbourne

6. The G20- What is it, why does it exist, where is it heading

(20/09/2012) Steve Price-Thomas Direktur Oxfam Australia membahas mengenai G-20 dan usaha Oxfam untuk mendorong agenda pengentasan kemiskinan di forum tersebut. Secara umum G-20 memberikan angina segar menuju tata kelola global yang lebih inklusif meskipun penentuan isu yang akan dibahas dalam pertemuan G-20 sangat ditentukan oleh isu domestik negara tuan rumah.

Written by Raksa Ibrahim

Oktober 4, 2012 pada 2:08 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: