IBRAHIMSCRIPT

Raksa Ibrahim-write to protect the unwritten

Penyebaran senjata api dan senjata kelas ringan

leave a comment »


Catatan singkat:

Seiring dengan berakhirnya Perang Dingin, Amerika Serikat (A.S) berupaya untuk terus melanggengkan dominasinya di dunia. Dalam usaha mempertahankan dominasinya, A.S melakukan revolusi militer dengan menerapkan teknologi mutakhir pada persenjataan dan peralatan militernya. Revolusi dan pengembangan senjata berhasil menempatkan A.S sebagai negara adidaya hingga saat ini. Namun, hal ini juga memilliki dampak negatif dalam perimbangan kekuatan global dan memunculkan dilema keamanan. Negara-negara lain mulai merasa terancam dan mengupayakan berbagai strategi untuk dapat meminimalisir kemungkinan adanya ancaman dari A.S.

Light carrier weaponRevolusi militer dan pengembangan teknologi senjata yang dilakukan A.S juga menyebakan adanya surplus produksi senjata. Dengan senjata yang berlimpah, A.S menawarkan persenjataannya kepada negara-negara di berbagai kawasan. Produksi persenjataan telah menjadi suatu bisnis yang menggiurkan dan memberikan keuntungan yang cukup besar bagi perekonomian A.S. Keuntungan ekonomi dari bisnis senjata baik legal maupun illegal mengalami peningkatan seiring dengan terus bermunculannya konflik di dunia. Penyebaran senjata dari kelas ringan, menengah hingga nuklir semakin tidak terkontrol. Khusus untuk penyebaran senjata api ringan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah, meski korban-korban terus berjatuhan.

Penyebaran senjata terjadi disebabkan berbagai alasan: pertama, untuk mempertahankan diri dan melindungi negara dari ancaman serangan dari luar. Dengan adanya persenjataan yang memadai, Negara dapat lebih percaya diri untuk mengeyahkan ancaman. Kedua, kepemilikian dan peningkatan kapabilitas senjata suatu negara menjadi ancaman bagi negara lain. Hal ini dikarenakan senjata memiliki fungsi penggentar (detterence) yang dapat mengamankan keberadaan suatu negara. Ketiga, munculnya konflik dan perjuangan senjata juga menjadi salah satu penyebab peningkatan penyebaran senjata. Konflik-konflik di dunia saat ini sarat dengan penggunaan kekerasan dan senjata api. Kelompok-kelompok bersenjata dan pemberontak mengggunakan senjata sebagai simbol perlawanan dan perjuangan. Keempat, rezim pemerintahan menjadi faktor penyebab terjadinya penyebaran senjata. Pemerintahan yang korup dan lemah dapat menimbulkan perlawanan dari rakyatnya. Pemerintahan yang gagal melindungi warganya juga turut memberikan legitimasi bagi individu untuk berkumpul dan secara swadaya mempersenjatai diri. Apapun alasannya, rakyat selalu dirugikan. Lalu usaha apa saja yang telah dilakukan komunitas internasional dalam meredam penyebaran senjata?

Komunitas internasional telah lama berusaha untuk mengurangi penyebaran senjata baik kelas ringan maupun nuklir melaui pembentukan norma yang dapat mengatur dan menentukan aturan main penyebaran senjata hingga dapat diadopsi secara perlahan oleh negara-negara. Nuclear Proliferation Treaty (NPT) merupakan perjanjian yang mengatur penyebaran penggunaan senjata nuklir bagi negara-negara yang menjadi anggotanya. Loh, emang boleh yah ada negara selain P5 punya senjata nuklir? Terdapat lima negara yang tidak menjadi anngota NPT yaitu: India, Israel, Korut dan Afsel. Dari kelimanya, hanya Afsel yang sudah melucuti senjata nuklirnya. NPT yang kurang berfungsi menjadi tantangan bagi upaya mencegah penyebaran senjata nuklir. Sedemikian susahnyakah mengatur penyebaran senjata?

Upaya mengatur penyebaran senjata dan mendorong negara-negara untuk mematuhinya ternyata cukup sullit. Sulit bagaimana nih? Hal ini dikarenakan, adanya kepentingan yang berbeda dari tiap negara sehingga menciptakan perbedaan pedekatan dalam melihat isu ini. Lalu, pencegahan penyebaran senjata juga menjadi sulit karena dukungan setengah hati dari negara-negara kekuatan utama. Kesadaran dan dukungan masyarakat yang masih terbagi juga menjadi kendala dalam upaya mencegah penyebaran senjata.

ICTBT-Suatu kisah suksesMeskipun demikian, beberapa upaya mencegah penyebaran senjata yang dilakukan oleh sebuah lembaga nirlaba International Campaign to Ban Landmines berhasil mencegah penyebaran penggunaan ranjau darat dalam perang. Selain itu, negara-negara di berbagai kawasan juga terus berupaya untuk mendukung PBB dalam mendorong pengaturan penyebaran senjata dan penggunaan senjata secara illegal.

Indonesia udah ngapain aja yaah? Sesuai dengan amanat konstitusi, Indonesia adalah salah satu negara yang terus berkomitmen untuk mencegah penyebaran senjata nuklir. Indonesia bisa dikatakan merupakan pionir di kawasan yang berupaya keras untuk mencegah penyebaran senjata nuklir dan uji coba bom nuklir di Asia Tenggara. Peran serta terkini Indonesia adalah menandatangani Traktat Pelarangan Menyeluruh Uji Ledak Nuklir (CTBT). Sementara untuk upaya mencegah penyebaran senjata api illegal, Indonesia terus bekerjasama dengan berbagai negara serta melakukan program aksi berupa pelaporan secara berkala perkembangan pengaturan (legislasi) peredaran senjata api di dalam negeri kepada PBB.

Written by Raksa Ibrahim

September 5, 2012 pada 12:05 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: