IBRAHIMSCRIPT

Raksa Ibrahim-write to protect the unwritten

China dan Inovasi Kebijakan Luar Negeri RI

leave a comment »


China telah hadir kembali sebagai kekuatan besar (great power) di dunia. Sebagai salah satu negara great power sepak terjang China diawasi secara seksama oleh sesama great power seperti Amerika Serikat, Russia dan Uni Eropa serta negara kelas dua yang strategis seperti Indonesia. Indonesia juga menyadari kehadiran China sebagai great power yang memiliki pengaruh yang sangat kuat di kawasan Asia Timur. Indonesia mau tidak mau akan berusaha menerapkan berbagai strategi untuk merespon hegemoni China di kawasan Asia Timur. Lalu bagaimana kebijakan luar negeri Indonesia akan menyesuaikan diri dengan tujuan dasar China sebagai great power.

China Bintang Besar Asia sumber:www.vinniesworld.com

China Bintang Besar Asia sumber:www.vinniesworld.com

China adalah salah satu great power yang menguasai kawasan Asia Timur. Sebagai negara great power, ia memiliki empat tujuan dasar yang ingin dicapai (Mearsheimer,2001). Pertama, menjadi dan mempertahankan keberadaanya sebagai hegemon di kawasan. China secara perlahan telah memperluas jangkauan cengkramannya di kawasan baik secara militer maupun politik. Kedua, China sebagai great power akan bertujuan untuk memaksimalkan kekayaannya.

Ketiga, mendominasi perimbangan kekuatan sekaligus memaksimalkan kekuatan militernya di darat, laut dan udara. Tujuan ini dapat dilihat dari jumlah anggaran pertahanannya yang besar dan mulai menggeser kekuatan lain di kawasan. Keempat, superioritas nuklir yang ingin dimiliki untuk memastikan keunggulannya dari great power lainnya. Empat tujuan dasar minus tujuan memiliki superirioritas nuklir akan mendasari kebijakan luar negeri China dalam satu hingga dua dekade ke depan.

Lebih lanjut, Indonesia memiliki landasan visi dalam melakukan hubungan luar negeri. Visi ini tercantum dalam UUD 45 sebagai landasan konstitusional dan UU No. 37 tentang Hubungan Luar Negeri sebagai landasan operasional. Prinsip bebas aktif menjadi landasan prinsipil dari kebijakan luar negeri.

Menunggu manuver dari sang Garuda?

Menunggu manuver dari sang Garuda?

Untuk menyesuaikan dan bertahan dalam pergeseran konstelasi politik internasional, Indonesia membutuhkan inovasi kebijakan luar negeri bebas aktif untuk mengantisipasi kehadiran China sebagai hegemon. Inovasi yang berupa cara-cara kreatif, luwes, dan berpandangan ke depan dalam mengantisipasi hegemoni China di Kawasan. Inovasi yang berbeda dari biasanya yang menghadirkan terobosan-terobosan mumpuni baik dalam mengayuh di antara dua karang maupun mengarungi samudra tantangan.

Umumnya strategi yang digunakan untuk menyesuaikan kehadiran great power seperti China adalah counter balancing, bandwagoning dan hedging. Namun ketiganya bukan merupakan pilihan strategi yang tepat bagi Indonesia. Selain tidak sesuai dengan prinsip bebas aktif, tiga strategi ala realisme Hubungan Internasional ini hanya akan menjerumuskan Indonesia ke dalam pusaran negara-negara great power yang terkutuk untuk saling berkonflik. Strategi ini juga akan menjadikan China sebagai great power yang tidak bertanggung jawab dalam mencapai tujuan dan mempertahankan statusnya.

Alternatif strategi yang baik untuk dikedepankan adalah dengan menciptakan proses distribusi ide yang seimbang. Suatu proses yang melibatkan Indonesia, China dan negara-negara lain dalam suatu wadah untuk membangun saling kesepahaman dalam mengatasi tantangan global saat ini. Proses distribusi ide yang seimbang dapat meminimalisir praduga-praduga yang keliru mengenai kebangkitan China. Proses ini dapat dilakukan secara aktif melalui ASEAN dan berbagai konferensi tingkat tinggi lainnya dimana Indonesia memainkan peran sentral di dalamnya. Usaha membangun saling kesepahaman antara Indonesia dan China serta negara-negara lain di kawasan dapat membangun hubungan internasional yang solid dan harmonis antar negara.

Kehadiran China sebagai great power di kawasan Asia Timur perlu dihadapi dengan inovasi kebijakan luar negeri Indonesia. Inovasi yang dapat mengarahkan dan memanfaatkan kekuatan China ke dalam wadah yang bermanfaat demi kepentingan nasional Indonesia. Inovasi yang juga dapat memberikan stabilitas dan mendorong kesejahteraan kawasan. Inovasi ini juga diharapkan dapat mendorong China sebagai great power yang menyadari peran dan tanggung jawabnya untuk mewujudkan perkembangan yang diliputi damai. Terakhir, kita akan menantikan inovasi kebijakan luar negeri Indonesia dari presiden baru yang terpilih dalam mengantisipasi hegemoni China.

Written by Raksa Ibrahim

Juni 22, 2009 pada 9:43 am

Ditulis dalam Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: