IBRAHIMSCRIPT

Raksa Ibrahim-write to protect the unwritten

ABLOS UNTUK PEMULA

leave a comment »


Sejak disetujuinya UNCLOS oleh banyak negara, hukum laut internasional telah menjadi panduan pemerintah dalam mengelola wilayahnya. Pengelolaan ini termasuk di antaranya ditujukan untuk mengelola sumber daya alam, pelayaran, komunikasi dan pertahanan. Upaya untuk mengelola dan memaksimalkan potensi wilayah perairan membutuhkan informasi yang senantiasa melalui proses pemutakhiran secara berkala. Informasi ini akan menjadi masukan untuk memajukan kehidupan masyarakat.

Bersamaan dengan itu, hukum laut internasional sangatlah dinamis untuk diimplementasikan oleh pemerintah. Hal ini terjadi seiring dengan perkembangan dan tantangan jaman, terutama kemajuan teknologi dan potensi perairan yang masih belum tergali. Untuk terus dapat menjawab tantangan jaman dan menyediakan informasi yang senantiasa mutakhir, International Hydrographic Organization (IHO), International Association of Geodesy (IAG), Intergovernmental Oceanographic Commission (IOC) dan Division of Ocean Affairs and the Law of the Sea (DOALOS) sebagai wakil PBB, merasa perlu membentuk suatu badan penasehat untuk memberikan saran mengenai berbagai perkembangan dan implementasi teknis mengenai hukum laut internasional di dalam suatu forum akademis yang multidisiplin. Badan tersebut dinamakan ABLOS.

Hal-hal umum yang perlu diketahui mengenai ABLOS dan hubungannya dengan Indonesia antara lain:

  • Advisory Board on The Law of the Sea atau ABLOS adalah badan penasihat yang berupaya untuk terus memberikan masukan mengenai isu-isu teknologi dan pengetahuan yang penting serta berkaitan dengan hukum laut internasional.
  • Anggota tetap ABLOS terdiri atas 9 orang yang ditunjuk oleh tiga organisasi internasional yaitu IHO, IAG dan IOC setiap organisasi menunjuk 3 orang lalu DOALOS yang diwakili 1 orang.
  • Indonesia diwakili oleh BAKOSURTANAL yang berafiliasi denga IAG selama 2 tahun ini ikut serta sebagai pengamat (observer). Informasi tambahan, keanggotaan Indonesia di IHO diwakili oleh JANHIDROS TNI AL.
  • Empat tujuan ABLOS antara lain: (1) menyediakan arahan dan saran yang berupa interpretasi ahli di bidang hidrografi, geodetik dan kelautan yang memiliki aspek-aspek hukum laut internasional; (2) untuk melihat kembali praktik dan jurisprudensi hukum laut internasional sebuah negara sekaligus memberikan saran ahli ketika dibutuhkan; (3) untuk mempelajari, mempromosikan dan mendorong perkembangan dalam hal-hal teknis yang berkaitan dengan UNCLOS; (4) untuk melakukan pembaharuan dan pengamatan kembali terhadap publikasi-publikasi khusus yang diperlukan, seperti panduan aspek-aspek teknis dari UNCLOS atau dikenal dengan TALOS.
  • ABLOS menyelanggarakan forum setiap tahun, setiap dua tahun sekali diadakan di Monaco, namun diantara selang waktu dua tahun tersebut diselenggarakan di negara anggota.
  • Forum ABLOS bersifat multidisiplin yang menghadirkan beragam profesi mulai dari pakar, akademisi, pengacara, peneliti, aparat pemerintah, pensurvei, hingga diplomat.
  • Isu-isu yang dibahas di dalam forum ABLOS sangat bervariasi tapi umumnya membahas hal-hal yang teknis ditinjau dari segi akademis yang memberikan masukan dalam menerapkan dan memanfaatkan hukum laut internasional.
  • Dalam konfrensi ABLOS ke-5 di Monaco tanggal 15-17 Okober 2008 disepakati bahwa pada tahun 2009 Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggara ABLOS Meeting and Conference yang rencananya akan dilaksanakan di Bali 3-4 Agustus 2009.
  • Tema ABLOS Meeting and Conference ke-6 di Bali adalah: “Problematic in Synergizing the Technical and Legal Aspect on the Law of the Sea.”
  • Informasi teknis mengenai teknologi, pengetahuan dan pendapat ahli perihal hukum laut internasional adalah penting untuk diperhatikan perkembangannya. Terutama bila mengingat baru-baru ini Indonesia melalui DEPLU telah memberikan deposit daftar titik dasar dan garis pangkal kepada DOALOS dan pengajuan landas kontinen di wilayah barat laut Pulau Sumetera kepada CLCS. Hal ini nantinya akan memiliki implikasi politik yang akan memperluas kedaulatan dan otoritas Indonesia.

    Itulah segelintir informasi mendasar mengenai ABLOS, peran serta Indonesia di dalamnya dan hajatan ABLOS di Nusa, dua Agustus tahun ini. Hal ini semoga dapat menambah pengetahuan mengenai perkembangan hukum laut internasional terutama mengenai badan-badan yang terus menjaga kekinian dan kemutakhiran hukum laut internasional di dalam hubungan internasional.

  • Written by Raksa Ibrahim

    Juni 1, 2009 pada 5:15 pm

    Ditulis dalam Uncategorized

    Tagged with , ,

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: