IBRAHIMSCRIPT

Raksa Ibrahim-write to protect the unwritten

RELAWAN UNTUK BANDUNG BERMARTABAT

with one comment


Bandung merupakan kota terindah dan termasyhur yang memiliki banyak potensi di Indonesia. Salah satu potensi terbesar kota Bandung adalah sumber daya masyarakatnya yang kreatif. Kreativitas masyarakat telah terbukti memberikan warna dominan dalam geliat kehidupan kota ini. Masyarakat dengan potensi yang sangat besar merupakan modal utama untuk mewujudkan ambisi Bandung yang bermartabat. Ambisi ini dapat diwujudkan dengan membentuk kegiatan relawan (volunteer) yang mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan kota.

Kontribusi ini merupakan saran untuk mewujudkan kota Bandung ‘BERMARTABAT’ yang meliputi aspek pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, seni-budaya, prestasi, dan agama. Tulisan ini akan menekankan pada potensi peran relawan dalam pembangunan dan pelestarian kota. Suatu usaha dalam mendorong pemerintah kota untuk menyertakan masyarakat dalam pembangunan yang berkelanjutan.

Relawan mengacu pada anggota masyarakat yang secara sukarela membaktikan diri dalam kegiatan sosial pengembangan masyarakat. Relawan memiliki peran yang sangat besar dalam membantu pemerintah untuk mensosialisasikan dan mengartikulasikan kebijakan-kebijakan pembangunannya. Dewasa ini, relawan telah memberikan kontribusi yang berdampak positif bagi kemajuan masyarakat. Kota-kota di Amerika Serikat dan Jepang adalah contoh sukses dimana masyarakatnya berpartisipasi dalam pembangunan melalui relawan. Bandung dengan potensi dan kreativitasnya memiliki kesempatan yang besar untuk membangun empati antar masyarakat dalam membangun kota melalui kegiatan relawan.

Sumber daya relawan dapat berasal dari siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), mahasiwa, dan masyarakat usia pensiun. Ketiga kelompok umur ini merupakan golongan yang berpotensi untuk mengisi kegiatan relawan. Pelajar SMA berkesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan kota sekaligus belajar dengan mempraktikan pengetahuan yang dimiliki. Lalu, mahasiswa/i dapat membaktikan diri kepada masyarakat sebelum menyelesaikan masa studinya. Sementara itu, masyarakat usia pensiun dapat memanfaatkan kegiatan relawan untuk membagi pengalaman kepada khalayak dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan relawan dapat diaplikasikan dalam beberapa hal yang berkaitan dengan upaya mewujudkan kota yang bermartabat. Pertama, untuk mewujudkan Bandung yang cerdas. Relawan dapat berperan dengan mendukung kegiatan pemerintah untuk memberantas buta aksara. Mahasiswa dapat mendukung hal ini melalui kegiatan relawan. Selain itu, relawan yang berasal dari usia pensiun dapat membantu pemerintah untuk melestarikan museum-museum dengan menjadi pemandu (guide) bagi pengunjung. Hal ini dapat mendukung proses pelestarian tempat bersejarah dan mengapresiasi sejarah itu sendiri.

Kedua, untuk mewujudkan Bandung yang sehat. Relawan dapat mendukung kebijakan pemerintah untuk mewujudkan masyarakat kota yang sehat. Hal ini dapat dilakukan dengan mendukung daerah bebas asap rokok dengan mengadakan penyuluhan bahaya merokok. Selain itu, relawan juga dapat mendukung upaya penyadaran pelajar mengenai bahaya berhubungan seks sebelum menikah. Kedua hal ini merupakan hal yang cukup mendesak untuk ditangani mengingat tingginya jumlah perokok dan banyaknya muda mudi yang melakukan hubungan seks pra-nikah di kota Bandung.

Ketiga, untuk menciptakan Bandung yang hijau. Relawan dapat berperan sebagai pendukung usaha pemerintah kota dalam pelestarian lingkungan. Hal ini misalnya dapat dilakukan dengan menempatkan relawan yang berasal dari pelajar dan mahasiswa sebagai tenaga kebersihan di taman-taman kota. Kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga kebersihan kota. Kegiatan ini juga dapat dikolaborasikan dengan hal lain seperti penyuluhan lingkungan bersih, gerakan penanaman pohon, pembersihan daerah aliran sungai dan kerja bakti.

Dengan mewujudkan masyarakat kota Bandung yang cerdas, sehat dan hidup seimbang dengan lingkungan akan memicu berbagai hal positif lainnya. Pertumbuhan ekonomi sebelas persen, apresiasi seni dan budaya, generasi yang berprestasi serta masyarakat yang menjalankan perintah agama juga akan terwujud. Oleh karena itu, pemerintah kota Bandung dapat memanfaatkan peran dan potensi dari relawan secara proporsional dan berkelanjutan. Pemerintah kota dapat membentuk suatu badan untuk mengkoordinasi mereka yang ingin berpartisipasi menjadi relawan.

Terakhir, relawan merupakan suatu terobosan untuk menyertakan masyarakat dalam pembangunan kota. Masyarakat yang disertakan dalam pembangunan akan memiliki loyalitas dalam melestarikan kota dan mendorong pihak-pihak lain untuk turut berpartisipasi secara aktif dalam memajukan kota tempat mereka tinggal. Relawan dapat menjadi jawaban dari sedemikian banyaknya pertanyaan mengenai dinamika permasalahan kota besar di alam demokrasi ini.

Tulisan ini mendapat penghargaan dari Tribun Jabar. Lumayan buat beli pulsa.

Written by Raksa Ibrahim

Desember 7, 2008 pada 6:25 pm

Ditulis dalam Uncategorized

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. tulisan yg mngantarkan kmu bs bersalaman lsg dgn Bpk.Dada Rosada, haha…

    rie_yangku

    Maret 26, 2009 at 12:47 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: